Beruntungnya Anakku Memiliki Seorang Good Father - Maysuun Babykids Hijab

Beruntungnya Anakku Memiliki Seorang Good Father

3 tahun yang lalu

Pada suatu hari, seorang pemuda berusia 24 tahun bersama sang ayah tengah dalam perjalan pulang naik kereta. Pemuda ini duduk menghadap jendela kereta dengan mata penuh takjub. Sesekali ia berteriak kagum, “Ayah, lihat, pohon-pohon itu tertinggal di belakang….”

 

Ternyata teriakan pemuda itu mengganggu penumpang yang duduk di hadapannya. Penumpang itu heran, mengapa anak muda seumuran dia berkomentar aneh tentang pohon. Namun mereka membiarkan saja karena sang ayah hanya menoleh sesaat dan tersenyum tanpa berbuat apa-apa.

 

Tak lama kemudian, pemuda ini berteriak “Ayah, lihat awan-awan yang ikut berlari bersama kita…..” Teriakan kedua ini membuat penumpang yang duduk di hadapan mereka menjadi tidak tahan lagi. Ia berpikir mungkin anak muda ini sakit jiwa, lalu penumpang itu berkata kepada sang ayah, “Pak, maaf, mengapa Anda tak membawa anak ini ke rumah sakit?”

 

Sang ayah pun tersenyum sembari menjawab, “Sudah. Ini kami baru pulang dari rumah sakit. Anak saya mengalami kebutaan sejak kecil dan hari ini adalah kali pertama ia bisa melihat…..”

 

Luar biasa, sang ayah menemani anaknya yang sudah dewasa itu dengan penuh kesabaran.

 

Begitulah seharusnya, para ayah harus selalu berusaha untuk menjadi ayah yang baik. Menjadi good father bagi anak-anak mereka.

 

“Menjadi ayah” adalah sebuah proses, terlebih lagi menjadi ayah yang baik (be a good father). Secara alamiah, menjadi ayah hanyalah sebatas menikah dan memiliki anak. Namun untuk menjadi ayah yang baik, yang mampu mendidik anak, yang mampu memberi motivasi kepada anak, dan yang mampu menginspirasi kebaikan pada anak, butuh proses yang tak singkat. Perlu pembelajaran dan pembiasaan.

 

Lantas bagaimana cara menjadi  a Good Father itu ?

 

Menjadi good father adalah sebuah proses berkelanjutan. Berikut ini adalah tindakan yang harus dilakukan untuk bisa menjadi ayah yang baik bagi anak-anak.

 

  1. a Good Father harus siap berkorban demi anak

 

Untuk menjadi  a good father, Ayah harus merelakan sebagian privasinya demi anak-anak. Harus mampu merelakan waktu istirahat di rumah untuk menemani anak-anak bermain.

 

  1. a Good Father harus memiliki quality time bersama anak

Umumnya, anak-anak sangat senang memiliki waktu bersama ayah, terlebih lagi bagi ayah yang super sibuk yang memiliki sedikit waktu di rumah. Maka sesibuk apapun ayah, hendaknya ayah harus meluangkan waktu khusus untuk bersama anak. Mungkin ayah bisa meluangkan waktu bersama anak dengan sarapan pagi atau makan malam, sholat berjamaah dengan anak, menemani belajar, ataupun rekreasi. Hal itu akan menjadi hal yang berkesan bagi anak.

 

  1. Yang paling penting, a Good Father harus bisa menjadi contoh teladan yang baik bagi anak

Semua yang ayah lakukan adalah contoh bagi anak. Entah itu perbuatan baik atau buruk. Maka dari itu, ketika bersama anak, hendaknya sang ayah haruslah bersikap baik agar bisa dicontoh oleh anak. Ini bukan tentang nasihat yang rutin diucapkan ke anak-anak, tapi tentang apa yang ayah lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Tindakan nyata jauh lebih berkesan dan mengena dibanding indahnya kata-kata nasihat. Maka hendaknya ayah harus selalu memikirkan semua tindakannya, apakah tindakan itu akan menjadi teladan dalam kebaikan atau justru enjadi contoh buruk bagi anak-anak.

 

  1. a Good Father juga harus mendengarkan anak.

Tak hanya sekedar mendengar memakai telinga, namun juga harus bisa menindaklanjuti apa keluh kesah anak. Sebab, anak memiliki keinginan dan pendapat, dengarkan apa yang menjadi keluh kesah dan keinginannya. Tidak sepantasnya seorang ayah untuk berlaku otoriter dan tidak mau mendengarkan pendapat anak yang mana semua diputuskan sendiri oleh ayah tanpa melibatkan anak dalam mengambil keputusan yang menyangkut diri anak. Hal tersebut akan membuat anak tidak nyaman berada di rumah dan juga tidak nyaman bersama sang ayah..

 

  1. a Good Father itu terbuka dengan anak-anak

Ayah harus memiliki sifat keterbukaan terhadap anak-anak. Contohnya terbuka untuk menerima kritik dan saran. Jangan sampai ayah menjadi pihak yang anti dikritik dan anti saran oleh anak-anak. A good father itu bersedia menerima masukan dan kritikan dari anak-anak. Ayah yang memiliki sikap tertutup, akan membuat suasana tidak nyaman bagi anak-anak untuk berdekatan dengannya.

 

  1. Bantu anak dalam mengambil keputusan

Ada kalanya anak berada dalam kebingungan ketika menghadapi suatu masalah atau ketika harus menentukan pilihan. Ayah yang baik bisa membantu anak dalam menyelesaikan permasalahan yang mereka hadapi, dan juga dalam mengambil keputusan penting dalam kehidupan mereka. Berikan pendapat, penjelasan, dan alasan yang logis sehingga memudahkan anak dalam mengambil keputusan.

 

  1. Disiplinkan anak anda

Sejak dini, anak-anak harus dibiasakan dengan berbagai kegiatan sehari-hari yang bisa bermanfaat bagi kehidupan mereka saat dewasa nantinya. Pemberian tanggung jawab kepada anak-anak untuk membersihkan kamar tidur, kamar mandi, merapikan tempat belajar, mencuci baju mereka sendiri, dan lain sebagainya, akan membuat mereka menjadi trampil mengerjakan kegiatan kerumahtanggaan. Tanggung jawab yang diberikan kepada anak harus sesuai dengan usia dan kemampuan mereka, namun harus dilakukan dengan kedisplinan. Ayah harus mendidik sikap disiplin dalam hidup anak sejak masih kecil.

 

  1. Ajak anak merancang masa depannya

Ayah harus terbiasa berdiskusi dengan anak mengenai masa depan anak. Seiring dengan perkembangan usia anak, mereka bisa mengalami perubahan dalam cita-cita dan gambaran masa depan mereka. Untuk itu, ayah perlu mengajak anak-anak merancang masa depan mereka, agar anak-anak memiliki gambaran jelas tentang kehidupan mereka di masa depan.

 

 

 

  1. Tunjukkan cinta anda kepada anak

Ayah harus mampu menunjukkan cintanya kepada anak-anak dengan kata-kata dan tindakan nyata. Ungkapan kata-kata akan memberikan penguatan dalam diri anak bahwa mereka dicintai. Perbuatan nyata perlu dilakukan oleh ayah untuk menunjukkan cinta kepada anak, dengan pengertian, pengawasan, perlindungan maupun pengarahan. Dengan demikian anak-anak mengerti dan merasakan cinta ayah terhadap diri mereka yang membuat mereka merasa tenang dan nyaman.

 

Wallahu a’lam bisshawab. Betapa beruntungnya anak-anak yang memiliki a good father yang senantiasa meluangkan waktu untuk bermain bersama anak, menjadi pelindung bagi anak, rela mengorbankan apapun demi anak, dan senantiasa memberikan cinta dan kasih sayangnya untuk anak.

 

Semoga bunda semua termasuk bunda beruntung yang dijodohkan dengan seorang ayah yang baik bagi anak-anaknya. Sehingga dapat menjadikan anak-anaknya berakhlak mulia dan menjadi anak-anak yang sholeh-sholehah. Aamiin